Berikut adalah empat arah gerak utama PGRI dalam mendukung pembangunan pendidikan saat ini:
1. Transformasi Digital dan Literasi Teknologi
-
Gerakan SLCC: Melalui Smart Learning and Character Center, PGRI bergerak melatih jutaan guru untuk menguasai platform digital, mulai dari pembuatan konten pembelajaran hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di kelas.
-
Tujuan: Menjadikan guru sebagai kreator konten pendidikan, bukan sekadar konsumen teknologi.
2. Penguatan Perlindungan dan Martabat Guru
-
LKBH PGRI: Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum bergerak aktif mendampingi guru yang terjerat masalah hukum dalam menjalankan tugas kedinasan.
-
MoU dengan Polri: PGRI terus memperkuat kesepahaman agar persoalan disiplin siswa di sekolah diselesaikan melalui jalur mediasi profesi sebelum masuk ke ranah pidana.
3. Peningkatan Kompetensi Abad ke-21
PGRI bergerak menjembatani kesenjangan kualitas guru antara daerah perkotaan dan pelosok.
-
Diklat Berkelanjutan: Menggelar seminar, lokakarya, dan kursus singkat (seperti Creative Teacher atau Digital Leadership) secara mandiri tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah.
Perbandingan Fokus Gerak PGRI
| Era Perjuangan | Fokus Utama | Target Pembangunan |
| Era Kemerdekaan | Eksistensi & Unifikasi | Persatuan guru seluruh Indonesia. |
| Era Orde Baru | Stabilisasi & Karakter | Keseragaman visi pendidikan nasional. |
| Era Reformasi | Legislasi & Anggaran | UU Guru Dosen & Anggaran 20%. |
| Era Kontemporer | Inovasi & Digitalisasi | Guru profesional berbasis teknologi. |
4. Mitra Strategis dan Kritis Pemerintah
PGRI memposisikan diri sebagai “laboratorium” aspirasi. Arah geraknya adalah memastikan setiap kebijakan pemerintah (seperti Kurikulum Merdeka atau seleksi ASN PPPK) berjalan sesuai realitas di lapangan.
-
Pengawalan Anggaran: Memastikan 20% anggaran pendidikan benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan guru dan peningkatan fasilitas sekolah.
5. Jejeran Solidaritas dan Kesejahteraan Mandiri
PGRI bergerak membangun ekosistem kesejahteraan yang tidak hanya bergantung pada gaji pemerintah.
-
Koperasi dan Unit Usaha: Menggerakkan potensi ekonomi anggota melalui koperasi guru di tingkat cabang/daerah.
-
Iuran Kesetiakawanan: Membangun sistem jaminan sosial mandiri untuk membantu sesama anggota yang tertimpa musibah atau sakit.
Kesimpulan
Arah gerak PGRI saat ini adalah menuju “Guru Terlindungi, Pendidikan Bermutu, Indonesia Maju.” PGRI ingin memastikan bahwa dalam setiap derap pembangunan pendidikan, suara dan kesejahteraan guru tetap menjadi ruh utama kebijakan nasional.